Membangun Perikanan Untuk Masyarakat Aru

Dahulu adalah PT Daya Guna Samudra 1970-2000 kemudian diambil alih oleh PT. Pusaka Benjina Resources. Perusahaan perikanan yang tampak seperti dermaga sederhana ini dibangun sejak tahun 2007. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perikanan khususnya dalam hal penangkapan ikan, pengemasan, dan penjualan es ikan.

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi pada bulan Oktober 2012, masyarakat sekitar PT Pusaka Benjina Resources Dobo ini masih menggunakan sistem penangkapan ikan dari nelayan tradisional. PT Pusaka Benjina Resources Dobo merupakan perusahan penangkap ikan yang kemudian di jual pada nelayan Thailand. Tiap sekali penjualan hasl laut, sedikitnya adalah 200 ton ikan.

Selain bergerak dalam bisnis perikanan, perusaan ini menjual balok es yang dipasarkan dan dibeli kepada dan oleh nelayan lokal. Menurut hasil wawancara, PT Pusaka Benjina Resources Dobo tiap bulan memberikan kompensasi sebesar 400 juta. Namun sayangya masyarakat Aru tidak mendapatkannya.

PT. Pusaka Benjina Resources  merupakan perusahaan ikan terbesar di Kepulauan Aru. Karyawan PT. Pusaka Benjina Resources sejumlah 300 karyawan. Adapun prosentasi tenaga kerjanya adalah 85% karyawan lokal 15 % karyawan luar. Ikan-ikan yang berkualitas di jual di Thailand. Adapun ikan yang berkualitas buruk dijual di dalam.

Menurut pengamatan dan pengakuan informan, di dalam kapal-kapal yang karyawannya besar, terdapat ribuan pekerja dari asing. Pekerja lokal tidak mampu bersaing dalam hal kualifikasi menjadi pekerja pabrik profesional. Suatu ketika, pernah pelatihan sejumlah 100 orang yang dipandu oleh ILO. Namun pascapelatihan, tidak seorangpun yang diterima dan menerima di pabrik ikan besar. Orang asli Aru cenderung ingin kerja di darat dengan gaji besar.

Menurut pengakuan masyarakat setempat, sumbangsih pendidikan dari perusahaan kepada masyarkaat cenderung sangat kecil. Pihak perusahaan hanya memfasilitasi dua perahu dan TK, dan mengelola tiga SD untuk kelas jauh dengan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemerintah Daerah setempat. Walapun demikian, pada acara-acara adat pabrik memberi ikan.


Masyarakat berharap, kendala berupa transportasi, komunikasi, sumber daya yang renah, cepat segera terselesaikan di Kepulauan Aru. Sehingga terdapatnya perusahaan ikan besar, mampu mensejahterakan masyarakat. Masyarakat juga berharap, perihal kompensasi, perlu ada perda khusus untuk kompensasi daerah Aru.
Blogger
Disqus

1 comment

Assalamualaikum wrb, saya mohon maaf kalau postingan saya menyinggung perasaan anda semua tapi saya lillahi ta’ala hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya saya berharap ada yang sama seperti saya.perkenalkan terlebih dahulu saya aini andari tinggal di Padang,dulu saya penjual kue keliling himpitan ekonomi yang membuat saya seperti ini,saya tidak menyerah dengan keadaan saya tetap usaha,pada suatu malam saya buka internet tidak sengaja saya lihat postingan seseorang yang sama seperti saya tapi sudah berhasil,dia dibantu oleh nyi rawih tampa pikir panjang saya hubungi beliau saya dikasi pencerahaan dan dikasi solusi,awalnya saya tidak mau tapi sya beranikan diri mengikuti saran beliau,alhamdulillah berjalan lancar sekarang saya punya toko bangunan Jaya Abadi didaerah Padang,terimah kasih saya ucapkan pada Nyi rawih berkat beliau saya seprti ini,mungkin banyak orang yang menyebut saya mengada-ada tapi saya buktikan sendiri,khusus yang serius mau bantuan silahkan hub beliau nyi rawih beliau orangnya baik ini nomor beliau 082250546417 atau klik UNTUK INFO LEBIH JELAS KLIK DISINI ini pengalaman pribadi saya percaya atau tidak semua tergantung pembaca demi Allah ini nyata sekian dan terima kasih ,Assalamualaikum Wrb....allahuakbar....allahuakbar....allahuakbar

Balas